Biasanya jatuh cinta lah yang terjadi pada pandangan pertama. Tapi untuk kasus ini, namanya adalah jatuh cinta pada sedotan yang pertama. Arras tidak lebay. Taro coffee latte buatan Rena benar - benar seenak itu. Jauh dari Taro Coffee Latte yang sudah pernah Arras minum sebelumnya. Bahkan dari Taro Coffee Latte yang paling ia favoritkan sekali pun. "Enak nggak?" tanya Rena sembari menikmati kopinya sendiri. Americano. Tapi kali ini dengan sedikit gula. Tidak seperti tadi pagi. Karena siang ini cukup panas, Rena tak lupa menambahkan es batu pula. Arras memahami. Rena seperti gadis - gadis lain yang berusaha menjaga berat badan. Makanya ia memilih untuk menyukai kopi yang tidak mengandung krim atau s**u. Arras langsung mengangguk menanggapi pertanyaan Rena. "Enak banget!" Arras menjawab

