Larasati tampak memaklumi pemikiran Arras. Karena memang kenyataannya begitu, Jaya Sukardi, jarang dengan tulus memikirkan bagaimana kondisi Romza. Namun dalam hal ini tadi, Jaya Sukardi memang tidak melakukan ketidak pedulian secara sengaja. Karena hingga saat ini, memang laki - laki itu belum tahu - menahu mengetahui peristiwa ini. "Tadi Papa dan Mama memang bersama. Papa juga memang mengantar Mama pulang. Tapi setelah itu Papa segera pergi ke kantor. Karena ada rapat yang tidak bisa ditunda. Saat sampai rumah, kami sebenarnya sudah sama - sama curiga, kenapa Pak Raharja nggak kelihatan batang hidungnya. Namun kami pikir, mungkin Pak Raharja lagi lagi beli rokok atau apa. Kami nggak terlalu memikirkan hal yang aneh - aneh. Sepeninggal Papa kamu, baru lah Mama tahu. Ternyata Romza nggak

