Wajah James menggelap karena kebencian. Ia tak ragu melimpahkan semua kesalahan pada Selina, "Pak Reid, saya sungguh minta maaf. Putri saya ini datang tanpa diundang dan bahkan menindas adiknya. Saya hanya menegurnya! Dia benar-benar ceroboh!" Bibir Logan melengkung membentuk senyum tipis, "Benarkah?" Natalia menatapnya, matanya dipenuhi kekaguman dan rasa takjub. Rona malu segera menyebar di pipinya. Ini pertama kalinya ia bertemu pria seperti ini—menjauh, berwibawa, dan memancarkan aura wibawa yang begitu mudah di setiap gerakannya. Ia membayangkan betapa mulia dan memuaskannya dipuja oleh pria seperti itu. Pria ini seharusnya miliknya! Bersemangat menunjukkan kebaikannya, Natalia angkat bicara, berpura-pura khawatir, "Pak Reid, kakak saya hanya ingin melihat-lihat. Tolong jangan t

