"Sama, mbak. Kami juga tidak mengenal Bos Besar kami yang baru itu," kata pramugari itu sambil mengangkat bahunya "Jadi dia Bos Besar baru kalian?" tanya Valen penasaran. Pilot yang sebelumnya cuma berdiri di belakang kedua pramugari ini, kini maju ke depan dan berkata, "Menurut sumberku di kantor pusat maskapaiku, baru beberapa menit yang lalu terjadi kesepakatan antara Bos Besar lama dan bos besar baru. Dan menurut cerita, bos besar baru ini, membeli maskapai ini khusus untuk menahan pesawat ini." "Lalu apa hubungannya denganku?" Valen mengerinyitkan dahinya. "Kami juga tidak tahu. Tapi yang jelas, bos besar yang baru itu, akan segera naik di pesawat ini. Dialah yang sedang kami tunggu, sehingga pesawat ini menunda keberangkatan." Beberapa penumpang yang masih tersisa termasuk pri

