"Re!" teriak Farrel ke seluruh penjuru rumah mewah bergaya Eropa ini. "Reeee!!" teriak Farrel sekali lagi. Hasilnya sama, hanya keheningan yang menyambutnya. Langkah derap sepatu yang di hentakamkan ke lantai, membuat Farrel berpaling ke belakang. Berharap kalau itu adalah orang yang sedang ia cari, ternyata bukan. "Kek, dimana dia?" tanya Farrel bingung. "Tidak ada." jawab Kakek santai seraya berjalan menuju sofa besar di ruang tamu, jangan lupakan ia memasukkan kedua tangannya ke dalam kantong. Persis Farrel. Farrel mengernyitkan dahinya. "Maksud Kakek?" "Ya, tidak ada. Kamu mengerti bahasa Indonesia, kan? Atau, Kakek harus mengatakannya dalam bahasa Spanyol agar lebih jelas?" Farrel terdiam. Jadi, Retha tidak ada di sini? Kakeknya telah membohonginya? "Kakek bohong?" Dengan san

