"Ze Shaosen! kenapa kau mengatai-ngatai Tan Gege seperti itu, sudah kubilang hentikan!" Lady Qin meninggikan suaranya. Hal itu membuat Ze Shaosen menatapnya tak percaya. Dia tak mengerti kenapa Lady Qin masih saja membela Tan Lishen setelah semua kejadian yang alami. "A Qin, dia hanya salah paham. Aku tak apa-apa," ucap Tan Lishen kemudian. Ucapan tersebut membuat Ze Shaosen semakin jengkel. "Lady Qin, kau masih menyukai laki-laki ini?" tanya Ze Shaosen dengan geram. "Tentu saja, sudah ku katakan bahwa wa wanita itu menyukai temanku. Sebaiknya kau menerima kenyataan saja," celetuk Wu Zeming. "Zeming, jangan memperkeruh suasana. Diam saja di tempatmu," Tan Lishen memperingatkan temannya tersebut. "Lady Qin!" Ze Shaosen meledak. Dia benar-benar tak bisa menahan amarahnya lagi. "Z-Ze,

