Penyangkalan cinta

1018 Kata

Ze Shaosen hanya bisa membatu ketika Lady Qin memeluknya. Namun Tak dinyana rasa hangat dari pelukan Lady Qin mengalir pelan di pembuluh darahnya, meresap ke pori-pori nya hingga menimbulkan rasa nyaman yang tak bisa digambarkan. Beberapa saat kemudian Lady Qin melepaskan pelukannya lalu menatap Ze Shaosen. "Wah, Zeze Kenapa wajahmu memerah begitu, kau demam?" tanya Lady Qin begitu melihat wajah Ze Shaosen yang merah padam. "Aku? aku baik-baik saja, ini karena kalau menempel padaku," Ze Shaosen mendorong pelan Lady Qin agar menjauh dari dirinya. "Ze Shaosen. Teganya menjauh dariku. Kau di sini karena merindukan aku, bukan?" "Siapa bilang? sudah kukatakan aku kemari karena Ferdinand mengatakan hal semacam rumah sakit Jiwa itu." "Jika dia tidak mengatakan itu, maka kau tidak akan kemari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN