13. Kesempatan Kedua

1183 Kata

Chapter 13 Kesempatan Kedua Bianca terbelalak karena Evander tiba-tiba merebut ponselnya lalu mematikan telepon. “Kau,” desis Bianca geram. Evander dengan gerakan santai memasukkan ponsel ke dalam saku celananya. “Aku tidak suka ada orang yang mengganggu makan malamku,” kata Evander dengan tegas dan menatap Bianca dengan tatapan datar. Bianca menghela napas dan menatap Evander dengan jengah sementara Lisa berdiri meninggalkan tempat tinggal Bianca. “Dia pelanggan tokoku dan dia memesan bunga, kau tidak seharusnya....” “Pria itu memiliki maksud lain, memesan bunga hanya alasannya saja,” potong Evander. “Aku tidak peduli apa modus pria itu, yang aku pedulikan hanya dia membeli bungaku,” kata Bianca seraya mengangkat dagunya tinggi-tinggi seolah menentang Evander. Evander menatap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN