Untuk sementara, mereka harus ikut piket lapangan yang if you remember diberikan Bu Inaya dengan sesegera mungkin, kemudian setelahnya dua sejoli sahabat itu memelesat masuk kelas tepat sedetik bunyi bel sekolah. Mata Auva dan Aurel menangkap satu sosok yang digadang-gadang menjadi tester pertama yang mencoba Granola buatan mereka yang sudah dibungkus sedemikian rupa dengan sangat apik. "Siapa yang mau maju duluan?" Aurel mendekat ke samping Auva, berbisik-bisik di depan papan tulis. Cewek itu terlihat berpikir sejenak, menimang-nimang cukup lama hingga keduanya terperangah saat seorang gadis yang tak lain Lyana berjalan melewatinya. Lyana mengecup pipi Revan singkat. Apakah mereka berpacaran? Auva dan Aurel saling bertukar tatap satu sama lain. Sebenarnya apa yang sudah mereka lew

