Sepanjang berjalannya rapat, sedetik pun Gio tidak tenang. Pikirannya berkelana pada bagaimana Andira dengan kedua sahabatnya. Buka berarti Gio melarang Andira untuk dekat dengan sahabatnya, Sila. Akan tetapi yang ia khawatirkan adalah Angga. Meski bagaimana pun Angga adalah seorang lelaki dan ada kemungkinan ia memiliki perasaan lebih dari seorang sahabat kepada Andira. "Pak, apakah perlu dilanjutkan atau bagaimana?" Bisik sekretaris Gio. Gio tersadar, ia kembali fokus pada rapat akan tetapi tidak bisa menanggapi karena sebelumnya fokusnya tidak ada pada rapat di ruangan ini. Mau tidak mau meski meninggalkan kesan yang aneh, Gio pun menanyakan pada sekretarisnya. "Tadi yang lapor bagian apa?" Tanya Gio. "Bagian pemasaran, pak" Gio hanya mengangguk saja. "Baik, karena sebelumnya yang

