Supaya tidak terlalu menghabiskan banyak waktu, Andira memaksa Gio untuk memanggil orang yang akan mengurus segala desain rumah mereka dan membicarakannya hari ini juga. Gio tidak punya pilihan lain selain nurut dan menelpon orang itu. Sambil menunggu, Gio sudah memesan makanan cepat saji seperti request dari si kembar. Namun khusus untuk Andira, ia membelikan makanan yang lain yang ia kira memiliki nilai gizi yang lebih baik. Tentu saja Andira mengerutu akan hal itu, karena makanan cepat saji adalah salah satu makanan kesukaannya. Tapi mau tidak mau, ini untuk kepentingan si calon bayi. "Kalian enak-enak makan itu di depanku, terlihat sangat enak, sedangkan aku harus makan ini" Gerutu Andira, yang tentu saja di perhatikan oleh Gio. "Diba, kakak boleh gak makan satu aja, kan kemarin kaka

