Bab 31. Orang Ketiga

1240 Kata

Danan buru-buru membuka pintu. Postur tubuh yang terlihat dari dalam rumah membawanya pada ingatan tentang Intan. Perempuan yang selama ini telah merawat ibunya dengan sangat baik dan tulus. Namun, akhirnya malah terabaikan setelah mantan istrinya itu pergi. Penyesalan terbesar kini dirasakan Danan. Akibat keegoisannya, ia bahkan harus kehilangan banyak orang di sekelilingnya, termasuk sang ibu. "Intan!" panggilnya gugup, sambil membuka pintu rumah. Namun, senyuman itu musnah seketika bersama dengan kekecewaan begitu ia tidak mendapati sosok yang diam-diam telah membuatnya rindu itu, dan digantikan dengan sosok Rena. Perempuan itu tampak tersenyum saat Danan membukakan pintu dengan antusias untuknya. "Mas, aku ikut berbelasungkawa." Rena langsung mendekat, seperti hendak meraih tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN