masa kecil yang memilukan

282 Kata
bila kuingat waktu itu , aku yang seharusnya bermain berubah tugas menjadi ibu rumah tangga . sedangkan ibuku mengantikan tugas ayah di karenakan hal tadi . ya , ayahku pergi bersama selingkuhannya . hari demi hari berlalu . dan ibuku yang sudah mulai terbiasa dengan pekerjaannya pun berlahan lupa pada tugas utamanya . ibu yang awal kerja selalu memasak untuk makan kami nanti nya sampai siang , kini telah lupa . sehingga aku yang sebagai anak tertua pun harus memikirkan cara agar adik adik ku tidak kelaparan . tak seperti yang ku harapkan , beras yang ku masak tadi malah belum tanak sama sekali . tapi , karna adikku yang sudah kelaparan dari tadi membuatku tak bisa berbuat banyak . dengan lahap adikku memakan nasi tersebut walaupun masih setengah beras . dan lagi , kesalahan terbodohku juga adalah pernah pada saat itu nasi yg ku masak malah basi . juga stok beras sudah tidak ada apa apa lagi . aku tak tau lg harus berbuat banyak waktu itu juga . dan lagi lagi adikku juga lahap memakan nasi basi tadi . begitu juga aku . tiga bulan semenjak ditinggalkan ayah kami . aku serta adikku mulai sakit sakitan waktu itu . aku mengalami step ( panas tinggi ) dengn adik ke - 2 . sedangkan adikku ketiga ( terkecil waktu itu) terkena busung lapar . aku tak ingat waktu itu , tapi bila mendengarkan penjelasan dari itu dia nyaris bunuh diri . tidak ada keluarga ataupun kerabat yang mau menolong ibuku saat kmi anak anaknya sakit . tapi karna berkat dari orang orang sekitar yang merasa kasian pada kami , baru lah ku dan adik adikku di biayai orang orang tadi .
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN