Lawang, 21 Agustus 2000

924 Kata

"Kris, kamu suka sama Rosa, kan?" tegur Jingga saat istirahat siang. Krisna tentu saja mengerutkan kening. Krisna mengerutkan keningnya. "Kenapa kamu bisa menyimpulkan begitu?" Cowok itu malah balik bertanya. "Udahlah, nggak usah malu jujur aja sama aku, aku sering mergokin kamu curi-curi pandang ke bangku kita," kata Jingga. Krisna memijit dahinya. Dia memang suka melirik ke bangku dua cewek itu, tapi yang dia lihat bukan Rosa. Rupanya Jingga salah sangka. Dasar cewek nggak peka! Apa dia sama sekali tidak sadar bahwa yang Krisna sukai adalah dirinya?  Krisna mengingat segala macam upaya yang telah dia lakukan untuk mendekati Jingga? Sepertinya tak ada satupun yang berhasil. Jingga tidak pernah menyadari perasaannya. Malah Jingga curiga bahwa Krisna menyukai Rosa. Mungkin saja Jingga m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN