Daka tiba di rumah. Ia masuk ke kamar tidurnya dan mandi sebersih bersihnya. Tubuhnya lengket karena keringat. Atraksinya tadi cukup menguras energi. Setelah selesai, ia melompat langsung ke tempat tidur dan membuka ponselnya untuk menghubungi Abizar. Ia melihat jam di ponsel yang menunjukkan pukul setengah dua belas malam. Si Abizar kalau lagi tanding begini pasti tidur dari jam sembilan malam. Ia sudah hafal kebiasaan sahabatnya itu. Akhirnya Daka memutuskan untuk mengirimkan pesan. Daka : Abizar, please nomor Radmila. Gitarku dibawa dia. Ada cerita cinta hari ini, tapi kamu tidak perlu tahu. Just give me her number!!!!! Setelahnya ia menyimpan ponselnya karena tahu kalau Abizar tidak mungkin langsung membalas. Saat hendak tidur, pintu kamarnya terbuka begitu saja. Seorang

