Chapter 40 Apa yang sedang dia bicarakan? Tiba-tiba saja dia membicarakan cinta, setelah sekian lama tak pernah muncul dan mencampakkan aku serta Iza. "Cinta, Mas? Kamu bicarakan cinta? Mas! Kamu sadar kalau kamu udah mencampakkan Iza bahkan sejak dia masih dalam kandungan! Jadi, masih pantaskah kamu dicintai?" suara Zanna agak meninggi. "Semua orang berhak dapat kesempatan kedua, Zanna! Begitupun Mas!" Zanna terdiam. "Lagipula, siapa yang mengajari kamu bicara kasar pada Mas? Kamu tadinya enggak begini, kamu lembut dan pendiam." "Keadaan yang buat aku begini. Apa? Aku lembut dan pendiam? berarti saat itu aku sedang tidak jadi diri sendiri. Aku pasti sedang buta karena cinta." "Nah, kan! Kamu sendiri mengakui kalau kamu mencintai aku. Dan matamu mengatakan segalanya, Zanna. Bahwa s

