Di dalam perisai yang memisahkan dirinya dengan dunia luar,Hans duduk di atas rumput dengan keadaan linglung. "Bagaimana mungkin dia pergi dengan seenaknya lagi? Apa aku harusnya mengikatnya agar tidak lari lagi?" "Hiks...kenapa...hiks...pergi...." Hans tiba-tiba mendengar suara langkah kaki dari depan,saat dia mengangkat kepalanya,sosok Luna memasuki pandangannya. "Luna!!" Hans buru-buru berdiri dan penghalang yang tadinya ada dengan mudah dia hancurkan. Dia awalnya terkejut,tetapi dia mengabaikan hal itu dan langsung berlari memeluk gadis itu. "Ugh! Hans...pelan-pelan." Luna mendengus kesakitan saat tangan pria itu tanpa sengaja menyentuh luka di tubuhnya. Hans akhirnya sadar jika badan gadis itu dengan mudah ambruk di pelukannya,dia juga melihat berbagai luka di tub

