Aku langsung menutup mulut, kaget mendengar pertanyaan Kris di telepon. "Ah maaf Kris, aku lupa memberitahumu tentang itu." Suara Kris terdengar seperti menghela nafas di balik telepon, "Baiklah, tidak masalah. Besok saja di perusahaan, aku lanjut pulang dulu, Assalamualaikum." "Wa'alaikumsalam." Aku langsung menyenderkan tubuh ke kursi, menghela nafas, tadi Kris baru saja meneleponku, menanyai hubunganku yang sebenarnya dengan Yusuf. Aku jelas heran di awal, tapi setelah itu Kris menceritakan bahwa dia baru saja berbicara dengan Yusuf, dan Yusuf bilang aku lupa memberitahu Kris tentang beberapa hal. Haaaah... dasar. oOo Selesai mengerjakan shalat Isya, aku pergi ke kamar orangtuaku, memastikan keadaan ayah. Tok tok tok. "Ya Harumi?" Ibu yang membukakan pintu, tersenyum hangat padak

