"Benar, ada yang salah dengan perasaanku saat ini. Aku benar-benar tidak tau sejak kapan ia mulai berlabuh." - Muhammad Dzakir Nur Yusuf. Tadi pagi Harumi menemuiku, mengatakan dia akan pergi selama 2 hari. "Ada apa Harumi?" tanyaku pada Harumi saat dia sedang berdiri di depan pintu kamarku sambil menghela nafas. "Astaghfirullah!" Harumi terperanjat kaget, sontak mundur ke belakang. "Ah, kamu darimana?" "Dari kamar mandi di dapur. Ada apa? Tumben pagi-pagi udah ngetuk pintu kamarku?" Aku benar-benar penasaran, tak ada angin tak ada hujan, dia tiba-tiba datang padaku. "Oh begitu, baiklah. Aku cuma mau bilang kalau 2 hari ini aku tidak di apartemen dulu, aku harus keluar kota." Aku mengangguk pelan, paham maksud kedatangannya. "Baiklah, semoga selamat sampai tujuan." Harumi tiba-tiba

