Di salah satu supermarket, Alula terus memperhatikan seseorang yang sedang berbelanja sama seperti dirinya. Ingin sekali Alula menghampirinya untuk mengobrol dengannya. Namun dia takut kalau kehadirannya nanti akan membuat mama Aksa semakin membencinya. Tapi Alula pun tidak ingin egois, dia ingin sekali menyatukan suaminya dengan keluarganya lagi. Dia tidak ingin Aksa terus sedih karena memikirkan masalah yang terjadi anatara dirinya dan orang tuanya. Dan akhirnya Alula mengumpulkan keberanian untuk berhadapan dengan mama Aksa. “ Assallamualaikum, tante.” Salam Alula yang berdiri di belakang mama Aksa. “ Waalaikumsalam.” Balas mama Aksa, namun raut wajahnya langsung berubah ketika dia berbalik dan tahu siapa yang menyapanya. “ Kamu.” Ucap mama Aksa, yang langsung mendorong trolinya untuk

