17. LYT

2038 Kata

Aksa yang tidak ingin membuat keributan atau pertengkaran diantara dia dan Alula pun akhirnya meninggalkan Alula yang masih sedih. Alula sadar membuka hati Aksa sekarang adalah hal yang tersulit, terlebih lagi Aksa yang sudah berfikiran jelek tentang dirinya. Tak lama kemudian Aksa keluar dari kamarnya sudah dengan keadaan rapi dan siap untuk pergi ke kampus. Dengan gerak cepat Alula menyusul Aksa. “ Tunggu kak.” “ Ada apalagi la.” “ Kak Aksa kan belum sarapan. Alula tadi kesini kan udah bawain kak Aksa sarapan.” “ Ngga sempet.” Jawabnya yang siap menutup pintu rumah. “ Tunggu, jangan di tutup dulu.” Alula langsung lari kedalam mengambil kotak makanan. Setelah Alula keluar Aksa langsung menutup pintunya. Kemudian dia berjalan keluar kampung, namun Aksa langsung menghentikan langkahny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN