Aksa dan Alvin menatap kedua wanita yang terlihat begitu sibuk mengatur persiapan pernikahan Alvin. Alvin yang matanya sudah mulai berkaca-kaca pun langsung menepuk bahu Aksa. Aksa yang mengerti pun melakukan hal yang sama. “ Om ngga pernah menyangka kalau takdir om akan kembali padanya sa, setelah kehilangan tantemu om berjanji tidak aka nada wanita lain selain dirinya. Karena dengannya dulu om merasakan yang namanya perjuangan mencintai seorang wanita, jalan yang kita ambil bukanlah hal yang main-main sampai-sampai kita harus menikah tanpa restu dari keluarga. Hal itulah yang membuat om ngge pernah memikirkan wanita lain selain dirinya. Karena buat om, hanya Alma dan sampai kapanpun hanya aka nada Alma.” “ Ya Aksa tahu om, gimana hidup om setelah berpisah dengan tante Alma. Bahkan samp
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


