Chapter 11

967 Kata

Akhirnya mereka berdua sampai di ruangan Kean, Kean sendiri menatap Istrinya sambil tersenyum devil. Perlahan, Kean mendekati Nadia dan mengelus wajah Istrinya sangat lembut. "Kak, jangan deket-deket dong," Nadia mendorong pelan tubuh Kean dengan perasaan gugup. "Kenapa?" tanya Kean datar. "Pokoknya jangan deket gini, nanti ada yang lihat," jawab Nadia. "Gak masalah, kita udah nikah. Bebas mau lakuin apa aja," balas Kean. Wajah mereka semakin dekat sedangkan Nadia memundurkan badannya hingga tertahan di tembok. Wajah yang semakin dekat membuat Nadia takut sehingga menutup matanya. Kean tertawa saat Nadia begitu ketakutan, Nadia yang membuka matanya langsung cemberut. Ternyata, Kean hanya menggodanya saja. "Ish, ketawa aja mulu," sebal Nadia dengan wajah yang memerah. Kean meletakka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN