Seperti Kaca

1009 Kata

Hari ini bisa pulang tepat waktu, aku segera naik jasa kendaraan online, begitu kendaraan dengan pengemudi berhelm hijau berhenti tepat di depanku. Pas sekali. Pulang kerja saat matahari belum terbenam. Begitu sampai di apartemen, aku langsung mandi. Hal yang benar-benar langka semenjak aku pindah di cabang ini. Tidak seperti di cabang sebelumnya di Solo, hampir setiap hari bisa pulang tepat waktu. Pulang pukul 17.00 tepat. “Tumben Sayang sudah pulang.” Aku keluar dari kamar mandi dan kaget karena mendapati Mas Adri sudah duduk di kasur sambil mengamati laptopnya. Tidak biasanya dia pulang lebih awal dan tidak mengabariku apa-apa sebelumnya. Seperti ada yang aneh. Apalagi dia bersikap cuek saat melihatku keluar dari kamar mandi. “Hemmm.” Mas Adri masih fokus dengan laptopnya tanpa melih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN