Mulai Terbiasa

1089 Kata

Seperti biasanya suasana club semakin malam malah semakin ramai saja. Para manusia semakin banyak dan saling berdesak-desakan. Dance floor tak kalah sesaknya, berjoget saling berhimpit karena ruangan terbatas dan manusianya yang terus bertambah. Hiburan malam di Jakarta memang bisnis yang sangat menggiurkan. “Sen, lanjut nanti yuk. Sumpek banget tambah banyak orangnya.” “Ok.” Aku mengikuti kemana Mbak Shelly membawaku. Setelah melewati manusia yang berjubel-jubelan di kanan kiri kami berdua. “Sini saja, duduk.” “Akhirnya ....” Kami memutuskan duduk di depan meja bartender. “Wine 2 ya.” Mbak Shelly memesan minuman ke bartender di depannya. “Mbak Widi darimana saja Mbak?” tanyaku. “Biasalah cari prospekan. Tambah wine 1 ya.” Mbak Widi datang dan langsung duduk di sebelahku. “Dapet

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN