“Ini caramu untuk lari dari perjodohan, bukan?” tebak Pet. Max langsung menatap Pet dengan mengangkat satu alisnya. Daniel masih bersitatap dengan Pet. Akan tetapi detik kemudian dirinya tersenyum. “Kau memang yang paling mengerti diriku, Pet.” Max menatap Daniel tidak percaya. Dirinya kemudian menghela napas dan memegang kepala karena kepalanya mulai merasa pening. “Aku tidak paham apa yang sebenarnya terjadi. Jadi kalian sedang merencanakan sesuatu tanpa aku?” tanya Max tidak menyangka. Pet menggelengkan kepalanya. “Aku tidak ikut serta dalam rencana Daniel. Dia melakukan semuanya sendiri, semaunya.” “Tapi kau mengetahui rencana itu? Wah, hebat sekali. Aku adalah satu-satunya orang yang tidak mengetahui apapun disini.” Daniel bangkit dari duduknya dan kemudian men

