Chapter 89

2082 Kata

'Mengapa kenangan Pamela terasa begitu membekas di setiap tempat,' batin Daniel. Daniel memasuki kamar tempat dimana Pamela menghabiskan waktunya saat ia berada di pulau ini. Saat ini kamar itu telah rapi seolah tidak ada yang menempatinya. Daniel masih dapat ingat dengan jelas bagaimana saat dirinya sampai menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu kamar ini. Ia ingat saat dirinya terus masuk begitu saja tanpa seizin Pamela dan gadis itu menjadi marah.   Daniel merasa bahwa ia benar-benar merindukan gadis itu.   Dirinya duduk di atas kasur dan kemudian menatap ranjang itu. Pikiran Daniel pun berkelana terhadap saat terakhir ia bertemu Pamela adalah di ranjang ini. Ia masih ingat dengan baik bahwa dirinya tidak tega membangunkan gadis itu untuk pamit. Selain karena dirinya terb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN