Chapter 55

2192 Kata

Pamela menghela napasnya begitu ia tiba di anak tangga terakhir. Entah mengapa dirinya memiliki feeling bahwa Daniel akan melihatnya. Ia seperti merasa dikejar saja. Itu sebabnya ketika menatap lift, Pamela merasa tidak aman. Dirinya pun memutuskan untuk melewati tangga darurat saja. Meskipun cukup melelahkan entah mengapa Pamela merasa sungguh lega melangkah menuruni tangga. Dirinya kemudian menatap ponsel miliknya. Sebuah pesan masuk ke ponselnya. Hal itu pun membuat Pamela mengernyitkan kening. Ketika melihat siapa si pengirim, itu adalah nomor yang belum tersimpan di kontak Pamela. Mengingat ponsel dan nomornya baru, hanya sedikit yang memiliki kontaknya. Selain itu, Pamela baru membagikan nomor ponselnya hanya kepada Davina dan Elle. Selain dua gadis itu, Pamela tidak memberikan nom

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN