Mobil berhenti begitu telah tiba di depan kawasan pemakanan dimana ibu Daniel dimakamkan. Kali ini Daniel hanya berangkat bersama Pet. Max sedang sangat sibuk untuk mengurus jadwal Daniel yang dibatalkan. Begitu mendengar gerakan Pet yang melepas sabuk pengamannya, Daniel menoleh kepada lelaki itu. “Kau tunggu disini saja, Pet.” Pet pun terdiam dan kemudian menatap Daniel dengan lekat. “Tapi, Dan-” “Tidak apa-apa. Kau tunggu disini saja. Aku tidak akan lama.” Pet terdiam sejenak sebelum akhirnya menganggukkan kepalanya. Sepertinya Daniel memang tengah membutuhkan waktu untuk sendiri. Pet memahami bagaimana perasaan lelaki itu saat ini. Sehingga Pet akan berusaha membiarkan Daniel melakukan apa saja yang ia inginkan selagi itu adalah hal yang baik. Termasuk membiarkan Daniel menikm

