Pamela sungguh tidak dapat dapat mendeskripsikan perasaannya saat ini. Ia merasa sangat sedih karena dirinya kehilangan orang yang sangat berharganya baginya. Selain itu kepergian Bibi Joe terasa benar-benar sangat mendadak. Jadi Pamela merasa sangat tidak siap. Ia bahkan belum sempat mengatakan kepada wanita itu bahwa dirinya tengah hamil saat ini. Pamela tidak tahu harus kepada siapa lagi ia menceritakan mengenai hidupnya saat ini. Davina yang sejak tadi berada di dekat gadis itu pun terus mengelus pundak Pamela berusaha membantu untuk menenangkannya. “Sudah ya, Pamela. Ayo kita kembali.” “Aku ingin disini sebentar.” Davina kemudian menatap David dan beberapa anak-anak yang juga ada di dekat makam. David yang sejak tadi berdiri pun kemudian mulai berlutut agar sejajar dengan Pa

