“Hai, Pamela.” Pamela tersenyum melihat Tania. Gadis itu lantas menghampiri Pamela ke tempatnya. Tania lantas mengecup pipi kanan dan kiri gadis itu. “Aku senang kau datang.” “Aku juga senang bisa berada disini.” Pamela dan Tania sesungguhnya sangat jarang berinteraksi. Hanya saja mereka berdua selalu akrab setiap kali bertemu. Pembawaan Tania yang hangat dan ramah membuat Pamela sungguh merasa nyaman. Meski sebenarnya Pamela selalu merasa tidak percaya diri untuk bersanding dengan gadis itu. Tania berasal dari keluarga kaya raya yang sangat berpengaruh. Bagi Pamela, kelas dirinya dan Tania sangat jauh berbeda. Itu sebabnya Pamela merasa tidak percaya diri. Akan tetapi gadis itu sangat ramah dan baik hati. Pamela jadi ingin akrab dengannya. Biar bagaimana pun Tania akan meni

