Daniel menghela napasnya begitu ia menerima panggilan bertubi-tubi dari sang ayah. Dirinya sungguh benar-benar tidak habis pikir mengapa lelaki itu terus saja memaksanya untuk datang bertemu dengan Tania dan Anthony. Padahal Daniel sungguh sangat tidak ingin bertemu atau berurusan dengan mereka. Rasanya apa sikapnya itu belum cukup untuk menggambarkan betapa Daniel sangat tidak setuju dengan perjodohan ini. Padahal ia telah menunjukkan pemberontakan yang sangat kentara kepada sang ayah. “Kapan kita sampai?” tanya Daniel. “Sudah sampai,” sahut Pet. Mobil benar-benar berhenti dan kemudian mereka mulai turun dari mobil. Setelah mengalami kemacetan panjang, mereka akhirnya tiba di basement apartemen. Mereka semua merasa lelah. Baik Daniel yang lelah setelah syuting, Max yang lelah men

