"El... Bagaimana dengan tugasmu untuk mendekati ratu?" Tanya raja dengan suara berwibawanya. Beliau selalu menggunakan aksen berwibawa jika ingin menyuruh Elden, karena dia paham betul El tak akan bisa membantahnya. "Sudah kulaksanakan ayah. Sekarang kak Alden marah besar padaku." Jawab Elden sambil duduk malas di sofa di dalam kamar orang tuanya. "Tak usah pedulikan kakakmu. Semakin lama dia semakin tak bisa di atur." Kata ayahnya jengah. "Aku juga tidak suka diatur ayah, aku sudah terlalu dewasa untuk melakukan semua yang ayah inginkan. Aku juga punya jalan pikiranku sendiri. Hanya saja aku tak pernah bisa membantah ayah." Kata Elden jujur sambil beranjak keluar ruangan. Bosan juga mendengarkan ceramah ayahnya yang selalu sama setiap saat. Apa semua orang tua selalu begitu? Memaksa

