16 : Nyaris Terciduk!

1564 Kata

Gue tengah terkantuk-kantuk saat menjaga Mami ketika ponsel gue berdering. My Hubby calling.. Suami kedua tepatnya. Buru-buru gue menerima telpon itu di teras kamar perawatan Mami. "Hei Darling," sapaku menyambut panggilan telpon Nando. "Helo, My Wifey. I miss you very much," dia membalas dengan suara semanis madu. Ih, jadi kangen Nando. Secara udah setengah bulan lebih gue gak bertemu dengannya. "I miss you too. Very-very-very much!" sahut gue lebay. "Apa kita bisa bertemu? Aku ingin menuntaskan kerinduanku," pinta Nando. "Nando, gue ada di rumah sakit. Menjaga Mami. Maaf ya." Nando menghela napas panjang, sepertinya dia berusaha memaklumi kesulitan gue. Jadi merasa bersalah padanya. "Honey, sekarang aku berada di dekat rumah sakit tempat Mami dirawat. Boleh aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN