Eps.68 ♡ Jalur Menurun

1312 Kata

Saatnya turun. “Mas, ada botol plastik yang udah kosong nggak?” tanya Pak Sidiq kepada para laki-laki yang ada di situ. Pak Sidiq memelankan suaranya karena ada Vina dan Emi yang sedang fokus melahap mi mereka. Cokro, Yudhis dan Rizal saling pandang. Cokro mengaduk isi carrier-nya dan menemukan satu botol plastik kosong. Cokro hendak menyodorkannya pada Pak Sidiq namun tangan Rizal menahannya. “Buat apa, Pak?” tanya Rizal curiga. “Pak Sidiq kehabisan air untuk diminum? Nih, ambil punya saya aja. Masih cukup kok sampai kita turun nanti.” “Bukan, Mas,” jawab Pak Sidiq. Ia melirik kiri dan kanan sebelum ragu-ragu melanjutkan. “Uhm ... saya mau buang air kecil.” “Oh, mau pipis. Jangan pakai botol plastik, Pak. Langsung pipis di semak-semak sebelah sana aja, Pak. Nggak apa-apa,” ujar Rizal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN