Part 23. Tidak Disangka

1353 Kata

"Nathalia!" Langkah gadis cantik itu refleks berhenti mendengar namanya dipanggil oleh seseorang. Lantas segera menoleh ke belakang dan melihat penampakan yang pernah di lihatnya hari itu. Namun, kali ini dia tidak berlari ketakutan lagi. Dia menatap sosok itu tenang seraya melipat tangan di depan d**a. "Kenapa Lo menyuruh gue ke sini lewat alam mimpi?" Tanyanya langsung. Sosok itu melayang ke hadapan Nathalia. Wajah pucatnya tampak muram dan sedih. "Aku mau meminta bantuan mu." Nathalia mengerutkan keningnya heran. "Bantuan apa?" Tak lupa pula melirik ke segala arah. Memastikan tidak ada orang di sekitarnya. Dia hanya tidak ingin dicap gadis gila karena berbicara sendiri. "Bantu aku membawa Kak Alan ke sini. Katakan padanya bahwa aku di sini. Aku ingin meminta maaf padanya. Jiwaku ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN