Part 15. Kelicikan Nathalia (3)

1108 Kata

Richard terus menenangkan Nathalia. Memeluk dan membisikkan kata penenang hingga akhirnya Nathalia tenang dan berhenti menangis. Tania sudah pergi dengan alasan ada urusan penting bersama teman-temannya. Jadi, hanya ada Nathalia dan Richard saja di sana. Richard melepaskan pelukan saat tangisan Nathalia sudah berhenti. Diusapnya pipi Nathalia pelan. Namun, sebuah plester menarik perhatiannya. "Eh, Daddy baru sadar. Kenapa pipimu di plester, honey?" Nathalia membuka plester di pipinya, membuat Richard dilanda amarah. "Yuka yang membuat pipimu terluka?" Tanyanya memastikan. Nathalia mengangguk. Richard menghela nafas kasar. "Daddy tidak akan melepaskan dia." Pria itu mengeluarkan sebuah ponsel dan menelpon seseorang. "Cepat cari tahu orang-orang yang pernah membully anakku, terutama un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN