Dua Puluh Satu

1581 Kata

"Ini karya terlangka yang sudah susah payah Emi dapatkan Alex." Alex menatap lukisan di depannya dengan ekspresi tak terbaca. Mengabaikan segala penjelasan panjang lebar perihal bagaimana Emi dan Januar kesusahan mendapatkan karya tersebut. Sepertinya bukan hanya Alex yang menyadari lukisan apa yang tersaji di depannya. Secara ketiga adiknya yang lain ikut mematung kala menatap lukisan tersebut. Sebuah lukisan yang selalu dipandang sang adik sebelum memulai harinya dengan sebuah senyuman lebar. Lukisan yang ikut menghilang saat Adelia kabur dari rumah. "Menakjubkan sekali kamu bisa mengontak Tara Serenade yang sudah menghilang selama 3 tahun ini Emi," gumam Alex pura-pura menunjukkan keterkejutannya. "Bagaimana kamu dan Januar melakukannya?" "Ini semua karena Mas Januar." Tanpa tau apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN