Mata tajam itu terbuka dengan sempurna. Aldric mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan dengan curiga. Cahaya gelap dari luar rumah Elliot semakin membuat Aldric tidak percaya. Bagaimana bisa dia tertidur pulas dalam keadaan seperti ini? Dia melirik ke samping dan menemukan wanita yang selalu menemaninya akhir-akhir ini. Perlahan tangan Aldric terulur untuk menyentuh pipi Betty. Begitu lembut sampai membuatnya tidak rela jika wajah itu terluka. Sofa yang sempit membuat punggung Aldric lelah. Tidak masalah, setidaknya Betty merasa aman berada di dalam pelukannya. Semalam adalah malam yang hebat untuk mereka, tapi itu tidak berlangsung lama saat Betty tidak ingin terlalu lama tinggal di motel. Dia cukup terganggu dengan suara sirine mobil polisi yang hilir mudik melewati penginapan mere

