Di pagi hari, Betty tampak sibuk berkutat di dapurnya. Sandwich menjadi menu sarapannya kali ini. Sudah 2 minggu dia tidak berbelanja karena kesibukannya bekerja. Begitu juga dengan Lukas. "Kak! Bangun!" teriak Betty pada Lukas yang tertidur di sofa. Entah jam berapa pria itu pulang Betty tidak tahu. Lukas selalu lembur dan dia mempercayainya, karena pria itu memang memberikan uang hasil kerjanya pada Betty selama ini. "Bangun!" teriak Betty lagi sambil menepuk pipi Lukas keras. Lukas mengerang dan menutup wajahnya rapat. "Kenapa kau kasar sekali, Beth? Ke mana perginya Betty-ku yang manis?" gumamnya dengan nada mengantuk. "Cepat bangun, Kak!" "Aku bangun!" Lukas melempar bantal sofa dan mengusap wajahnya kesal. Dia sangat lelah dan masih mengantuk. Dia baru pulang jam 5 pagi dan

