BAB II : DUA BELAS

2035 Kata

Matahari mulai terbik dari ufuk timur beriringan dengan suara bel yang berbunyi untuk membangun kan seluruh anak anak yang ada di dalam akademi. Jasmine ikut membuka mata nya dan mulai berbaris bersama anak anak yang tidak termasuk ke daftar hitam.             Dengan perasaan bersalah, Jasmine pun meninggal kan Grace yang masih duduk di atas tempat tidur, Grace hanya mampu memberi kan senyuman lembut untuk sahabat nya itu. Mata nya melihat ke lantai, sudah tidak ada jarum jarum yang tertanam di sana seperti tadi malam.             Grace turun dari tempat tidur nya dan mengambil tas berisi barang barang yang ia curi kemarin.             “Hei,” ujar seorang laki laki berseragam hitam dengan sebuah senjata api yang tersimpan di kedua saku celana nya.             “Ayo pergi, yang lain su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN