Saat ini Kiran baru sampai di parkiran area Apartment Arland. Entah kenapa, perasaannya malah tak enak tentang Arland. Ia takut terjadi sesuatu pada kekasihnya itu. Apalagi setelah Tristan juga mengatakan sepertinya Arland tak baik-baik saja. Dari situ ia menjadi tambah khawatir . Sesampainya di depan pintu Apartment milik Arland, Kiran segera memencet bel, tapi nihil. Entah sudah kali keberapa ia lakukan itu, tetap saja tak ada respon oleh Arland dari dalam. "Arland, kamu kenapa, sih? Jangan bikin aku panik gini dong!" Kiran sampe gregetan sendiri di depan pintu . Ia yakin Arland ada di dalam. Soalnya Satpam di bawah juga mengatakan Arland ada dan ia juga melihat keberadaan mobilnya Arland di parkiran. "Haruskah pintu ini aku dobrak? Kenapa tidak, kalau memang itu yang terbaik." Kira

