Seperti yang sudah direncanakan, pagi ini Tristan akan berangkat ke Paris. Sejujurnya ia bukan tak ingin pergi, hanya saja hatinya begitu berat meninggalkan Ceryl. Tapi di lain sisi ia juga tak ingin mengecewakan keluarga Arland yang sudah ia anggap sebagai keluarganya sendiri. Alvin, Kim dan Ceryl mengantarkannya ke bandara. Ya, terlihat jelas di wajah gadis itu, sebuah kesedihan. “Semua keperluan kamu sudah disipkan. Nanti juga ada yang akan menjemputmu saat sampai,” terang Alvin. “Makasih, Om.” “Jaga diri, ya ... jangan suka keluyuran. Meskipun di sana kamu untuk kerja, tetap kesehatan kamu yang terpenting. Kamu itu juga anak kami, jadi saat kamu ada apa apa, kami juga akan cemas,” tambah Kim mewanti-wanti. “Iya, Tante. Aku pasti jaga diri,” responnya. Kini fokus Tristan tertuju

