Hari ini terasa sangat melelahkan. Jesty paham sih alasan lelah menghampirinya. Tak hanya batin, tenaganya pun juga. Seharian mengurus rumah, cuci baju, menyapu, mengepel, memasak, belanja, cuci piring setelah makan siang bersama Elwin. Ah, bicara tentang Elwin, pria itu tidak ada menghubungi usai makan siang. Aneh rasanya. Biasanya ngabarin meski hanya bertanya, Jesty lagi apa? Ke mana? Hemm, biarlah. Mungkin sedang sibuk. Ada pun mengunjungi pemakaman dan jalan-jalan yang tidak ia rencanakan. Bertemu Jaka, makan bakso di warung bakso. Pulang saat matahari terbenam, tak tertinggal mampir dulu ke tukang martabak. Alasan Jaka ngidam martabak. Bukan ngidam karena Jaka hamil ya, dia laki-laki tidak mungkin hamil. Anggap saja ngidam karena terlalu ingin yang diinginkan. Yah, begitulah. "Ruma

