Perjalanan pulang ke Jerman. Grace dan Yasa duduk berdampingan di pesawat. Sedangkan Oma Rita berada di belakang mereka berdua. Seharusnya Oma Rita duduk bersama Grace, sayangnya Oma Rita tidak mau. Beliau ingin duduk sendiri katanya sembari mengenang almarhum Opa yang telah tiada. “Kau bahagia adikmu telah menikah?” tanya Dokter Yasa, menggunakan bahasa kelahiran yaitu bahasa Jerman. “Tentu saja. Tidak ada orang yang tidak senang adiknya menikah,” jawab Harsa menggunakan bahasa yang sama juga. “Setelah kau pulih total, apa rencanamu selanjutnya?” Grace menggelengkan kepalanya. Ia memang belum memikirkan tentang masa depannya. Rasanya semua tampak abu-abu. Grace merasa dirinya telah tertinggal banyak hal. Jauh dari teman-teman sebayanya yang mungkin sekarang sudah bekerja bahkan berum

