Bab 63

1537 Kata

“Mohon perhatian parkes semuanya! Kita kedatangan teman baru, nih! Nyonya Indra, nih … Eh, namanya siapa, ya, Bu! Lupa saya, inget nama suaminya saja ….” Mbak Riva terkekeh ringan sambil menepuk bahu seseorang. Perempuan yang sudah lama tak pernah bertemu denganku dan kini ada dalam satu ruangan yang sama. Hanya saja, kenapa dia dipanggil Nyonya Indra dan bukan Nyonya Bara? Apakah mereka? Pikiranku yang tengah menerka-nerka, kembali terfokus padanya. “Salam kenal semuanya! Saya Rani.” Pandangan matanya beredar, lalu berhenti ketika sepasang manik hitamnya bersitatap denganku. Senyumannya yang tadi terkembang, perlahan redup. Berubah menjadi tarikan garis bibir yang hanya, datar. Mbak Riva mempersilakan Rani berbaur bersama kami. Dia tampak memilih tempat yang masih kosong. Kami pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN