Fiveteen

1742 Kata

AUTHOR POV Selesai meninjau lokasi baru salah satu Hotel cabang perusahaannya, Naya memilih kembali ke hotel. Damar sedari tadi terus memperhatikan Naya yang tak sebawel dan selincah biasanya. Naya hanya mengangguk atau menggeleng jika ditanya. Wajahnya pun nampak lesu.  Damar jadi teringat kejadian semalam dimana ia memberanikan diri 'menembak' Naya. Naya tak menjawab apapun. Naya hanya terdiam sampai ia izin untuk kembali ke kamar karena merasa lelah. Sesampainya di hotel, beberapa staff memilih untuk bersiap menuju lokasi wisata. Berhubung lusa mereka akan kembali ke Jakarta. Naya yang diajak Jean dan teman-temannya pun memilih berdiam diri di kamar.  "Ayolah, Nay. Kapan lagi coba bisa jalan-jalan muterin Malang sama Batu. Masa kesempatan bagus gini lo sia-siain. Nanti pas balik ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN