"Sebenarnya ... aku tidak enak mengatakannya. Aku benar-benar tidak tahu kalau Pak Yudha itu ayahmu. Mana aku berani mengusik anak CEO kalau aku tahu. Kejadian kemarin di supermarket membuat Abim marah padaku. Aku boleh minta bantuanmu kan? Tolong bujuk dia ...." Alis Ayuni terangkat satu, matanya melirik ke sekitar. Alif yang sedang memperhatikan mereka langsung berpura-pura melihat komputernya. Sedang yang lain kembali terlihat sibuk, padahal sedari tadi dia yakin tidak mendengar kesibukan apapun di ruangan mereka. "Bu Binar, ini di kantor. Tolong kondisikan. Jangan membahas masalah pribadi di sini," ucap Ayuni mengingatkan Binar. "Ah, iya. Tapi ini mendesak. Aku mohon ya .... Aku tidak mau kalau pernikahan kami sampai batal. Dia benar-benar marah dan tidak mau bicara padaku. Kalau

