BAB 28

1055 Kata

“Gel, hape lo nyala nggak?” tanya Bang Opung. Dalwi pun langsung mengeluarkan ponsel terbarunya yang masih kredit itu dan langsung mengecek keadaan ponsel tersebut, dan ternyata ponselnya mati. Kehabisan baterai. Dalwi sudah mencoba memencet tombol power agar ponsel miliknya menyala, namun yang terjadi seperti ini. Dia sungguh tidak mengerti mengenai mengapa ponselnya bisa mati disaat-=saat seperti ini. “Yah, hape gu amati, Bang.” kata Dalwi. Dalwi tidak berbohong, baterai ponselnya memang sudah habis, jadi ponselnya mati. Bang Opung sudah tahu sendiri mengenai kemungkinan tersebut. Selama di gunung, mereka tidak dapat menge-charge ponsel sehingga kemungkinan ponsel Badrun memang sangat tidak ada. Dan bodohnya Dalwi, dia juga tidak memiliki chargerannya. Sebab, dia meninggalkannya ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN