Bab 21: Between Secrets and Friendship

1524 Kata

*** Sudah untuk yang kesekian kalinya Gama mengumpat akibat kesalahannya semalam. Sampai detik ini Gama tidak berani untuk bertemu dengan Dea. Ia malu dan sedikit tertekan. Gama takut Dea akan mengetahui perasaannya. Gama sungguh ketakutan Dea menyadari perubahannya. “Astaga!” pekik Gama karena tiba-tiba saja ponselnya bergetar. Nama Dea memenuhi layar ponselnya. Gama mencoba untuk bersikap normal. Ia berdehem sebelum mengangkat panggilan itu. “Iya Sayang?” seperti biasa, Gama selalu memanggil Dea dengan panggilan yang menggetarkan jiwa. Namun, tidak berlaku bagi Dea karena cintanya pada Gama hanya sebatas untung rugi saja. Dea tidak mencintai Gama selayaknya yang lelaki itu pikirkan. Dea hanya ingin melancarkan rencana yang telah kedua orangtuanya susun sejak lama. Sejujurnya, Gama b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN